PERNYATAAN SIKAP FORUM AKTIVIS MUSLIMAH DIY TOLAK MISS WORLD

PERNYATAAN SIKAP

FORUM KOMUNIKASI AKTIVIS MAHASISWI MUSLIMAH DIY

TERHADAP AGENDA PENYELENGGARAAN MISS WORLD 2013

DI INDONESIA

Nomor             : 01/AKTIF/VIII/2013

Perihal             : Penolakan Agenda Penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

 

Menanggapi agenda Miss World yang akan diselenggarakan pada September 2013 di Indonesia, kami Aktivis Mahasiswi Muslimah DIY memandang bahwa ajang Miss World tidak lebih dari sekedar upaya eksploitasi dan liberalisasi perempuan di seluruh dunia terutama di Indonesia, yang akan merendahkan harkat dan martabat perempuan serta meningkatkan kerusakan moral generasi Bangsa.

 

Kami Aktivis Mahasiswi Muslimah DIY mempertimbangkan bahwa :

  1. Kami sebagai hamba Allah Swt, sadar bahwa kami akan dimintai pertanggungjawaban atas usia dan perbuatan kami di akhirat nanti termasuk mengenai kepedulian kami terhadap persoalan Bangsa.
  2. Kami sebagai perempuan, sadar bahwa kami bertanggungjawab untuk turut menjaga dan melindungi kehormatan dan kemuliaan perempuan.
  3. Konsep baru dalam ajang Miss World kali ini yakni Beauty with Purpose disamping konsep 3B (Brain, Beauty, Behavior) adalah dalih untuk legalisasi atas eksploitasi dan liberalisasi perempuan.
  4. Indonesia adalah Negeri Muslim terbesar di dunia, jika penyelenggaraan agenda Miss World dilakukan di negeri ini maka Indonesia turut melanggengkan upaya eksploitasi dan liberalisasi perempuan.
  5. Berbeda dengan sistem sekuler, syariat Islam dalam naungan Khilafah melindungi perempuan dari eksploitasi yakni dengan penerapan aturan-aturan Islam secara kaaffah(menyeluruh).

 

Dengan ini kami Aktivis Mahasiswi Muslimah  DIY menyatakan :

  1. Menolak dengan keras agenda penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia.
  2. Mendesak pemerintah untuk segera mencabut ijin penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia.
  3. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menolak segala bentuk upaya eksploitasi dan liberalisasi perempuan.
  4. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mencampakkan sistem Kapitalis Sekular dan menggantinya dengan sistem Khilafah Islam.

 

Demikian pernyataan sikap kami.

 

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

 

Yogyakarta, 31 Agustus 2013

Iklan

ORASI: Khilafah Islam Adalah Arus Perjuangan Intelektual

Berikut teks orasi perwakilan dari BEM STEI HAMFARA, yang menjadi salah satu orator undangan dalam acara ORASI PERADABAN ISLAM #4 yang digelar 17 Juni 2012 lalu oleh muslimah hizbut tahrir di halaman utara maskam UGM.

—-

Salam perjuangan wahai kaum muslimah sadar yang peduli,

salam perjuangan wahai pencetak generasi cemerlang,

wahai aktivis muslimah, para pemikir,

para pemberi sumbangsih dalam pertarungan memenangkan islam agar merajai dunia kembali,

yang rela mengorbankan waktu, mengorbankan harta bahkan nyawa sekalipun,

wahai para calon penghuni surga,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

Mahasiswi dan intelektual muslimah rahimakumullah..

Setiap bangsa tentu menginginkan lahirnya generasi berkualitas yaitu generasi cemerlang, bukan generasi pragmatis. bukan generasi bebek, bukan generasi copas, bukan generasi plagiat.

Namun yang terjadi generasi kita suka mengekor barat, senang meniru budaya lain, generasi ini dicap tak punya prinsip.Lalu relakah Anda mendapat julukan seperti itu? Relakah Anda menjadi bagian dari generasi pragmatis? Yang hedonis, materialistis, individualis dan apatis. Rela tidak? Baca lebih lanjut

ini kerudung ato jilbab?

saya emang lagi kangen sama adek saya yang paling kecil.. nashrin namanya.

mudah2an ntar gedenya bisa segigih dakwah nazreen nawas..

ini dia, tasniima nashrin alias arin..

Image

imut kan? siapa dulu kakanya,, :p

haha. jangan bilang dia imut-imut, saya ih amit-amit.. karena itu benar(sedikit).

nah, biar dia masih kecil, tapi kudu udah diajarin yang namanya pake jilbab n kerudung. masih banyak nih orang yang salah persepsinya tentang jilbab dan kerudung..

apa perbedaan jilbab dan kerudung???

oke, check this out.

Khimar (kerudung)

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ   وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Katakanlah kepada wanita yang beriman:

“Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya,

dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa)

 nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya

(TQS an-Nur [24]: 31) 

 

JILBAB / GAMIS

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِين يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”

(TQS al-Ahzab [33]: 59) 


jadi, Jilbab adalah pakaian yang merupakan budaya orang Arab. Akan tetapi dengan turunnya al ahzab ayat 59 ini maka jilbab menjadi budaya Islam dan menjadi pakaian wajib bagi muslimah di seluruh dunia ketika keluar rumah. Karena jilbab berasal dari budaya arab maka orang Arablah yang paling tau penggambaran jilbab itu seperti apa. Maka definisi jilbab harus diambil dari kamus lengkap ataupun buku yang dikeluarkan oleh orang yang ahli Bahasa Arab. 

Adapun definisi jilbab yang diterangkan dalam kamus al Muhith adalah pakaian yang luas untuk wanita yang dapat menutupi pakaian rumahnya seperti milhafah (mantel).

Tafsir Jalalain (jilid 3:1803) memberikan arti jilbab sebagai kain yang dipakai seorang wanita untuk menutupi tubuhnya.

Jauhari dalam Ash Shihah mengatakan jilbab adalah kain penutup tubuh wanita dari atas sampai bawah.

Khaththath Usman Thaha dalam Tafsir wa Bayan menjelaskan jilbab adalah apa-apa yang dapat menutupi seperti seprai atas tubuh wanita hingga mendekati tanah.

Fiqh Sunnah oleh Sayyid Sabiq Jilid 7 (Edisi Indonesia) menerangkan jilbab adalah baju mantel.

Dalam Kitab Mujam al Wasith hal 128 jilbab diartikan sebagai pakaian yang menutupi seluruh tubuh atau pakaian luar yang dikenakan diatas pakaian rumah seperti mantel.

Ibnu Katsir mengatakan bahwa jilbab adalah pakaian rangkap di atas kerudung serupa baju kurung sekarang

Ibnu Hazm berkata: “Jilbab dalam bahasa Arab yang dinyatakan oleh Nabi SAW ialah,busana yang menutupi seluruh badan dan tidak hanya sebagiannya.“

Ibnu Mas’ud RA berpendapat: seperti kain penutup  atau serupa pakaian yang lapang yang dipakai oleh wanita-wanita bangsa Arab berupa tutup kepala yang meliputi seluruh pakaian.

nah, sedangkan kerudung itu telah diwajibkan melalui turunnya an-nuur ayat 31.

Khimar atau kerudung adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan sebagian dada tanpa menutupi muka (Al Baghdady, 1991) Batas bawah yang ditutup oleh kerudung adalah bagian kerah baju yang memperlihatkaan leher dan dada (Tafsir Al Azhar juz XVIII hal 180).

so, penutup kepala yang kaya dipake si nashrin, n harus menutup dada juga, namanya khimar atau kerudung. trus bajunya, alias gamis itu namanya jilbab.

oya, sebenarnya kurang satu lagi: kaos kaki. hayo, siapa berani bilang kaki wanita bukan aurat??

Konferensi Intelektual Muslimah untuk Bangsa

Ini tentang KIMB, Konferensi Intelektual Muslimah untuk Bangsa yang digelar pada hari Ahad, 20 Mei 2012 lalu di graha wisma makara, Universitas Indonesia. 2000 intelektual muslimah (mahasiswa dan teknisi pendidikan) dari mancapulau dan berbagai belahan daerah penjuru nusantara hadir dalam acara bertajuk “Khilafah: Jalan Baru Melahirkan Generasi Cemerlang” yang diselenggarakan oleh MHTI ini.

sekitar pukul tujuh-an pagi, bis kami rombongan yogyakarta akhirnya sampai juga di pelataran sekitar wisma makara. Lega. Setelah sebelumnya kami beruyel-uyelan ngantri penuh sesak di kamar mandi masjid at-tiin TMII, gara-gara barengan sama rombongan palembang. Ngantrinya lebih parah ketimbang di asrama.

 

Image

Ini deretan bis-bis berbagai macam plat nomor yang diparkir di sekitar gedung konferensi. Oya, ada juga pak tifatul sembiring dengan mobilnya, lewat dekat bis kami.

Rombongan yogya cuma terdiri dari dua bis, untuk menyesuaikan kuota perdaerah yang telah dibagi karena target peserta hanya dua ribu orang. Jadilah dari hamfara Cuma tiga puluhan orang aja yang bisa ikut. Bahkan angkatan 2010 Cuma berenam. Saya sendiri secara dadakan baru h-2 ditawari untuk ikut oleh atasan (ceilah) kayaknya sih menggantikan peserta lain yang kaga jadi berangkat.

Image

Suasana depan graha makara sebelum peserta melakukan registrasi. Sejuk, rimbun, banyak yang jalan pagi. Bersyukurlah, karena jalan kami ke UI adalah demi hal yang lebih besar daripada kesehatan pribadi.

Dan, akhirnya kami masuk ke dalam gedung konferensi…

Image

Image

Subhanallah, saya berada di antara ribuan intelektual muslimah se indonesia. Bukan Cuma mahasiswi biasa, tapi aktivis yang insyaAllah telah siap untuk memperjuangkan kebangkitan islam yang sesungguhnya.

Ada enam speaker penuh semangat bara islam yang membacakan orasi. Di sela-selanya ada teatrikal yang menggambarkan mahasiswi jaman sekarang. Mulai dari si individualis, si study oriented, si pacaran maniak, si aktivis sebatas eksistensi diri, dan aktivis islam ideologis.

Itulah kondisi generasi kita saat ini. kontras sekali dengan generasi islam yang dulu.. remaja saat ini disibukkan oleh perkara remeh, hasil copas dari barat lagi. Padahal dulu, umur belasan tahun saja, intelektualitasnya itu,… manteb deh.

“..profil intelektual yang khas… semakin tinggi ilmunya, semakin tinggi kepeduliannya bukan hanya untuk kepentingan pribadinya, semakin tinggi ilmunya, semakin kencang dakwahnya, semakin kuat semangat juangnya, semakin tinggi pula kedekatan dengan Rabbnya…” begitu beberapa kalimat dari speaker kedua yang saya ingat. Ya memang gini muslim yang intelek. Beda kalo intelek tapi ngga didasari aqidah islam, tau deh keintelektualannya bernilai apa.

Nah, sebelum speaker yang paling spektakuler, kami break dulu untuk ishoma. Shalatnya sebagian di masjid UI. Kami menuju kesana dengan bis. Berikut panorama yang tercapture oleh lensa mata dan lensa kamera saya.

Image

Pembicara spektakulernya adalah Nazreen Nawas, dai HT Britain. Beliau orasi pake bahasa inggris.

Image   Image

“Pemuda Islam adalah orang-orang yang menolak ide egois individualisme dan materialisme, serta peduli terhadap urusan masyarakat mereka, umat mereka, dan dunia. Mereka memerintahkan hal yang ma’ruf, dan mencegah kemungkaran, dan berdiri melawan ketidakadilan dan korupsi di mana pun mereka menemukannya. 

Mereka adalah agen perubahan, berusaha untuk menghapus kesulitan, beban dan penindasan yang dihadapi umat manusia dengan Islam, karena mereka menyadari bahwa mereka memiliki solusi untuk berbagai masalah dunia di dalan Din mulia yang mereka bawa. 

Pemuda Islam adalah orang-orang yang menjaga Islam, yang senantiasa menyerukan kebenaran, dan memahami tugas besar mereka untuk menyampaikan Islam kepada umat manusia. Mereka adalah orang-orang memiliki ketajaman pikiran seperti Aisyah ra di mana telah hafal 2000 hadits pada usia 18 tahun. 

Mereka adalah orang yang kuat dalam berbicara seperti Ja’far bin Abi Thalib yang pada usia 20 tahun dapat memenangkan dari penguasa Habsyah, Najasy dengan kekuatan argumennya, yang dengan kekuatan karakter dari Fatima ra putri Nabi Saw yang berdiri kuat melawan para pemimpin Mekkah ketika mereka menganiaya ayahnya, dan dengan keberanian dari Abdullah bin Mas’ud seorang remaja berusia 14 atau 15 tahun tanpa rasa takut pergi ke tengah-tengah Quraisy untuk membacakan Al-Quran hingga ia dipukuli. 

Oleh karena itu saudara, pemuda Islam layak menjadi pemimpin umat manusia, memberdayakan dan memimpinnya dengan Islam, bukan para pembebek yang memeluk kebatilan,” urai beliau.

Oya ada yang lupa. Ada acara testimoni dari peserta. Aktivis mahasiswi dari palangkaraya, dari UI, dan dari Unair yang maju ke mimbar. Lagi lagi subhanallah deh.

Juga ada launching buku Jalan Baru Intelektual Muslimah, persembahan MHTI. Sebelum acara ditutup dengan doa, para penulis buku tersebut, dan perwakilan aktivis muslimah tiap pulau menandatangani ikrar intelektual muslimah.

Then, usai acara, waktunya kopi darat. Temu kangen bin reuni. Hmm.. memang ukhuwah dalam perjuangan ini serasa lebih manis. Istiqomahkan kami Ya Rabb, Wahai Maha Pembolak-balik Hati..

Image