Motivasi Pengembangan Iptek dalam Islam

Pendahuluan

Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah salah satu kunci keunggulan suatu bangsa atas bangsa lainnya. Namun yang lebih vital dari itu adalah motivasi sehingga suatu bangsa menguasai iptek, karena selama motivasi ini ada, maka bangsa itu tak kan pernah kenal lelah untuk mempelajari dan mengembangkan iptek, serta menyiapkan segala infrastruktur yang diperlukannya. Dia tak cuma akan mengejar ketinggalannya, namun juga akan selalu bisa mempertahankan keunggulan yang telah diraihnya.
Suatu perbuatan bisa didorong oleh tiga hal:
– karena paksaan, ancaman, hukuman
– karena rangsangan keuntungan ekonomi
– karena keyakinan, bahwa pekerjaan itu benar dan harus dilakukan.

Paksaan atau rangsangan adalah motivator bermutu rendah . Dia mudah ditimbulkan, namun mudah pula hilang. Dia tidak bisa melahirkan suatu kesinambungan sendiri. Pembangunan iptek yang dilakukan karena paksaan suatu rejim tirani misalnya, akan segera berhenti bila paksaan itu dikendorkan. Akibatnya, untuk menghidupkan iptek, rakyat dan para ilmuwan harus terus menerus hidup dalam ketakutan.

Rangsangan ekonomi memiliki “mutu” sedikit di atas paksaan – namun sama sensitivnya. Iptek yang belum menghasilkan keuntungan ekonomi secara langsung akan terabaikan, padahal kenyataan, banyak iptek yang di masa awalnya, sama sekali “kering”.

Motivasi yang paling tinggi nilainya adalah keyakinan, bahwa pekerjaan itu Baca lebih lanjut

Iklan