Bersyukurlah

Orang orang melewatiku dengan bahagia. Menenteng tas belanjaan, ntah isinya tablet baru, laptop baru, atau sekedar asesoris blackberry.
Mereka melaluiku dengan gembira. Tampak senang sekali.
Kadang ada yang sempat menoleh ke arahku. Melihat,lalu berjalan kembali. Ada yang melirik,tetap sambil bercanda dengan teman atau pacarnya. Ada yang dahinya mengernyit. Ada yang tak peduli. Ada yang cemberut,mungkin barang limited edition yang ingin dibelinya habis. Atau kelelahan membawa begitu banyak barang.
Aku bangkit dari tempat dudukku. Meskipun tetap saja mereka lebih tinggi daripada aku yang sedang berdiri. Allah memang menciptaku dengan keterbatasan ini. Aku tidak marah. Aku takkan menggugat Tuhan. Aku tau inilah takdir,dan tugasku adalah bersabar serta tetap menjalankan kehidupan sesuai aturanNYA. Tapi.. kuamati sekitarku.. entah, aku yang lemah menghadapi dunia kapitalistik ini atau makhluk kapital dan dunialah yang terlalu kuat untuk membuat bahagia hanya mampu dibeli oleh uang.
Itukah bahagia menurut mereka? Ketika mampu membeli gadget baru? Ketika kebutuhan extra tersier itu bisa terpenuhi?
Padahal bahagia itu sederhana. Jika mereka menyadari fisik mereka yang lebih sempurna.. jika mereka sadari mampu melangkah dengan mudah.. bahkan memiliki jemari yang rapi saja.. bahkan memiliki dua buah lengan dan kaki yang normal saja..
Bersyukurlah.
Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?

@ serambi sebuah pameran elektronik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s