Terjemahan Syiir Yaumun Nashr

 

  •       Dengan tekad bulat dari cita-citanya para pemuda, Majulah karena tekad kuat para pemuda itu panasnya menyala-menyala.
  •       Keteguhan hati mereka naik menuju puncak ketinggian, sementara itu orang yang ragu-ragu terperosok kejurang kebinasaan.
  •       Pimpinlah pasukan besar dari anak-anakmu menuju kemuliaan, majulah pasti tali kendali akan diturunkan kepadamu.
  •       Pilar-pilar pemerintahanmu senantiasa kokoh, sungguh syari’ah itu memberikan petunjuk akan keniscayaan adanya Khilafah
  •       Yaitu suatu pemerintahan yang berdiri diatasnya syari’ah dan ketaqwaan dan sungguh pertolongan dari Rabb pencipta langit merupakan keniscayaan.
  •       Maka majulah menuju kemuliaan dan siapkanlah perbekalan dari sumber air, karena sesunguhnya tidak akan rugi orang yang menyiapkan perbekalan.
  •       Ini adalah panji keagungan yang berkibar melampaui pencakar langit, yang didirikan dengan kokoh oleh kaum mu’minun.
  •       Wahai panji pertolongan yakni panji al-uqob, berjalanlah dengan penuh gaya di atas pasukan skwadron supaya keagungan tampak terlihat jelas.
  •       Pasukan tentara kaum muslimin telah bosan akan ketundukannya kepada musuh, dan telah berlalu menuju bayangan kegelapan seraya menghancurkannya.
  •       Dahulu mereka menjadi barang-barang gadaiannya orang dzolim yang congkak, yang berusaha kearah kebinasaan dan membuat kerusakan.
  •       Umat telah merasakan akibat dari ketundukannya kepada musuh dengan berbagai kekalahan, yang karenanya wajah yang mulia menjadi basah dengan air mata dan bermuka masam.
  •       Dikalahkan dihadapan golongan-golongan kecil, kekalahan itu berturut-turut menimpanya,sungguh itu masa kelam di masa lalu.
  •       Wahai umat yang dahulu tertidur di atas duri-duri pohon berduri, tinggalkanlah tidurmu karena itu lebih baik bagimu.

 

Sebuah syair karangan seorang syaikh di timur tengah puluhan tahun lalu tatkala menyaksikan kemunduran kaum muslimin sejak terampasnya kekuasaan islam oleh kafir penjajah.

Daulah yang secara resmi dihapuskan pada maret 1924 itu menyisakan luka yang begitu dalam pada umat islam. Mereka sakit bahkan hingga saat ini.

Bangkitlah, satu satunya cara mengembalikan kejayaan islam adalah perjuangan kembali penegakan hukum Allah dengan konstitusi khilafah islam.

Sadarlah wahai raksasa yang sedang tidur. Bangkit!!

#dilantunkan dalam acara Liqo Muharram Muballighah DIY Ahad, 25 November 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s