Esok Belum Pasti Milikmu

Langit mendung, seakan ikut terbawa suasana hati manusia-manusia di bukit bangunjiwo.
Lagi, Allah menjemput sosok shalih dari padepokan terpencil ini.
“Ya Rabb, akulah saksi atas keshalihannya, atas kesungguhannya berdakwah memperjuangkan syariatMu” “Allah telah mempersiapkan bidadari surga untuknya, bahkan wanita dunia tak layak menyentuhnya” “Surga pantas untukmu, Kang”
Demikian ucapan dari orang-orang dekatnya. Subhanallah.
Sekitar sepuluh bulan yang lalu, masjid Hamfara dipenuhi warga sekitar, datang melayat jenazah salah seorang mahasiswa asal Medan. Pasti kita dapat mengira apa yang telah beliau lakukan semasa hidupnya. Sampai-sampai masyarakat sekitar pun merasakan kehilangan atas kepergiannya.
Hampir dua minggu yang lalu, kita juga mendapati kisah meninggalnya seorang mahasiswi semester tiga jurusan kedokteran karena kecelakaan bis. Akhwat ini meninggalkan beberapa postingan menggugah di blog pribadinya, salah satunya tentang kematian. Banyak orang yang simpati dan mengambil banyak pelajaran darinya.

—–o0o—–

Mati itu pasti, Hidup itu pilihan. Pilihan-pilihan kita dalam hidup akan menentukan bagaimana cara kita mati.

Tak perlu menunggu tua untuk bertaubat dan melakukan kebaikan. Karena tak ada jaminan bahwa hari esok masih milikmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s