Untuk Kalian yang Telah Mengazzamkan Diri

Kuwaru, 16 juli 2012

Ya, di pinggir pantai berombak besar itu, kalian berkumpul. Pagi hari ketika hawa dingin rasanya sampai menusuk tulang, tatkala matahari mulai menyembul ke atas di ufuk timur sana, tapi awan mengaburkan sinar oranyenya. Pagi itu kalian bertemu kembali dalam sebuah forum  pen-sinergisan gerak dakwah.

Gulungan-gulungan ombak yang kalian saksikan disana, lihatlah. Mereka berkejaran, mendebur pantai, menarik diri, lalu menghantam dengan lebih keras. Suaranya hampir-hampir mengalahkan suara kalian yang sedang berkoordinasi. Beberapa batang pohon ikut terseret ombak, lalu terbanting lagi ke bibir pantai.

Salah seorang dari kalian berkata bahwa kalian bukan lagi penumpang sebuah kapal. Sekarang, kalian menjadi nahkoda. Masing-masing dari kalian menjadi nahkoda bagi kapal-kapal kecil kalian masing-masing. Kalianlah yang kini bertugas mengemudikan kapal, mengatur layar, mengatur kecepatannya, menyelaraskan dengan kapal yang lain, kalian yang mengawasi kondisi penumpang, kalianlah yang bertanggungjawab sepenuhnya atas kapal kalian. Kalian bukan lagi penumpang kapal biasa. Kalian faham bukan apa maksud kawan kalian itu? tapi ingat, kalian tak bisa seenaknya, karena kalian bagian dari rombongan. Masing-masing nahkoda kapal bertanggungjawab pada pimpinan nahkoda.

Tak mudah menjadi seorang nahkoda kapal. Tak mudah menjadi pemimpin dan memanage orang. Tak mudah menjadi nahkoda baru yang bertugas mengarahkan kapal ikut pada rombongan menuju pelabuhan tujuan. Itulah resiko dari sebuah komitmen. Setiap pilihan punya konsekuensi. Kalian telah berazzam menjadi nahkoda. Maka buang jauh-jauh keraguan kalian. Lenyapkan sedalam-dalamnya perasaan takut kalian. Hadapi, hayati, dan nikmati segala tugas itu. Kuncinya hanya satu, lakukan saja. Bukankah kalian telah berikrar untuk mematuhinya?

Berangkat dari rasa sakit, sama sakitnya dengan yang diderita umat. Muncul sebuah keterpanggilan dakwah untuk menyelesaikan semua problem kehidupan. Kalian sadari bahwa penyelesaiannya adalah dengan melanjutkan kembali kehidupan islam. Kalian sadari pula akan penerapan islam dan perjuangannya yang wajib. Keterpanggilan itulah yang membangun komitmen kalian. Mengharuskan kalian untuk konsisten. Sehingga kalian hanya tinggal memacu keberanian untuk menerjang halang rintang di depan.

Beranilah menghadapi semua resiko dan tantangan, itulah perjuangan. Suara-suara sumbang karena menganggap kalian masih tidak layak bisa jadi akan terdengar bersautan. Atau mungkin kalian sendiri yang mengeluh karena merasa masih tidak bisa. Tapi sesungguhnya, layak atau belum layak, bisa atau belum bisa, dapat dilatih. Ia membutuhkan proses. Kalian mau mengambilnya sekarang atau nantipun, tetap saja kalian akan merasakan perih getir yang sama pada awalnya.

Kenanglah hari kemarin dan kemarin lusa. Pada hari bersejarah itu, 14 dan 15 juli 2012, kalian telah berikrar, kalian telah bersumpah di depan Allah. Ingatlah itu. Kalian telah berkomitmen. InsyaAllah, komitmen akan membuat segalanya menjadi lebih mudah. Percayalah. Maka sekarang, teruslah bergerak dan teruslah berlari. Kalian mampu mengejar kapal-kapal lain yang telah jauh di tengah lautan. Kemudikan dengan sur’ah dan mustanir, wahai nahkoda!

dedicated to:zhr,ims,ek,iff.

3 thoughts on “Untuk Kalian yang Telah Mengazzamkan Diri

  1. Selamat yy kawan. .
    Aku iri pada mu yg kini telah dahulu berubah status menjadi seorang “nahkoda”🙂
    Doakan aku agar tetap kuat berlayar walaupun kondisi tlah berbeda dan menjadi sedikit terseok-seok menapaki jalan ini utk satu tujuan yg slalu kita harapkan itu

  2. selalu, khanza.^^
    Semoga kita senantiasa istiqomah.
    Meski tak lagi mungkin berdua berboncengan menuju majal dakwah , dan itu kini hanya terbungkus rapih menjadi kenangan manis. Juga banyak “meski tak lagi” yang lain.
    Dalam bayanganku, kau mengatakan ini sambil melingkarkan lenganmu ke pundakku, seperti biasa.
    Jangan cemas, khanza. Jalan yang kau pilih sekarang memang lebih curam dan terjal. Tapi disitulah kau akan petik pahala berlimpah jika berhasil bertahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s