Penentuan Awal Ramadhan ( kultweet ustadz Felix Siauw )

1. sebelum bahas “penentuan awal-akhir ramadhan”, perlu diketahui bahwa dlm Islam, kalender yg berlaku adl qamariyah (moon calendar)

2. berbeda dengan kalender umum skrg (gregorian calendar) yang jadikan matahari sebagai patokan | Islam dasarkan hitungan pada siklus bulan

3. karena satu siklus bulan = 29.5 hari, dan ada 12 bulan dlm kalender hijriyah, maka 1 tahun hijriyah = 354 hari

4. berbeda dengan kalender masehi yg 1 tahun = 365 hari | itulah mengapa id fitri maju setiap tahunnya kira2 11 hari

5. hitungan 1 bulan = 29.5 hari, ini sudah dikonfirmasi Rasulullah, “ketahuilah, setiap bulan tidak pernah lebih dari 30 hari” (HR Hakim)

6. kesimpulannya, satu bulan hijriyah itu 29 atau 30 hari, nggak pernah lebih dari 30 hari | begitu pula bulan ramadhan

7. nah, berikutnya | bagaimana cara kita menentukan awal bulan hijriyah? ini yg paling penting | caranya adalah liat siklus bulan

8. bila kita perhatikan bulan, awalnya bulat hitam, kemudian muncul seujung kuku cahaya dari bawah, lalu purnama, balik lagi ke bulat hitam

9. lihat pic, no. 1 awal bulan (hilal), no. 6 bulan purnama (nishfu syahr/pertengahan bulan) dan no. 11 habis bln

10. jd kl tweeps bisa lihat bulan sekarang diluar rumah, mesti bulannya tinggal dikit sinarnya | krn skrg tgl 23 sya’ban

11. nah, awal bulan inilah yang dinamakan dengan hilal (bulan baru) / first visible crescent (sabit bulan baru yg terlihat mata)

12. kapan hilal ini muncul? | ya jelas pas akhir bulan ke bulan baru | artinya muncul antara tgl 29 atau tgl 30 qamariyah

13. dalam kasus ramadhan, hilal ini akan dicari di tgl 29 sya’ban/19 juli maghrib | kalo keliatan maka lngsng tarwih dan 20 juli kita puasa

14. lha kalo 29 sya’ban/19 juli belum keliatan? | berarti sya’ban digenapkan 30 hari sebagaimana ucap Rasul, 1 ramadhan = 21 juli

15. mulainya puasa adl ‘melihat’ hilal | “berpuasalah kalian jika melihat hilal, dan berbukalah kalian jika melihat hilal” (HR Bukhari)

16. nah, disini muncul perbedaan | ada pendapat yg katakan harus dengan melihat (rukyat) | yang lain katakan boleh diitung (hisab)

17. sy nggak akan bahas ikhtilaf rukyat dan hisab | semua punya dalil dan itu boleh aja, tapi sy ambil dalil kuat adl harus melihat (rukyat)

18. diantara yg pendapat harus rukyat, terbagi lagi 2 pendapat | 1) rukyat lokal, 2) rukyat internasional

19. yg menganut rukyat lokal mengharuskan melihat dengan mata sendiri, misal: indonesia rukyat sendiri, malaysia rukyat sendiri

20. yg menganut rukyat internasional tidak haruskan melihat sendiri, asal satu Muslim aja dah melihat, maka seluruh dunia berlaku

21. ulama 4 madzhab kecuali madzhab syafi’i menganut rukyat internasional berdasarkan bedah dalil yg banyak | madzhab syafi’i rukyat lokal

22. ulama2 madzhab syafi’i berpendapat, setiap daerah, bila sudah beda 120 km, boleh tentukan sendiri rukyatnya

23. itu karena teknologi zaman lampau, metode komunikasi paling canggih adl kuda, seharian hanya bisa tempuh 120 km

24. karena itu madzhab syafi’i berikan solusi bagi teknologi saat itu, dengan gunakan rukyat lokal, bukan rukyat global

25. untuk saat ini, ada TV, ada HP, internet dan lain2, seharusnya bisa semua Muslim berpuasa di hari yg sama, pake rukyat global

26. kenapa bisa di hari yang sama? | karena ujung satu dan ujung lain di dunia terjauh takkan lebih dari selisih 12 jam🙂

27. artinya perbedaan sekarang lebih kepada perbedaan karena politis dan nasionalisme, ketimbang beda fiqih

28. boleh2 aja kalo beda fiqih, karena namanya ijtihad ulama madzhab, kalo bener 2 pahala, kalo salah 1 pahala

29. ok, kita fokus ke ramadhan 1433 H ya? | kemungkinan besar tahun ini sepertinya beda awal akhir ramadhan

30. seperti yg kita ketahui, Muhammadiyah telah tetapkan 1 ramadhan = 20 juli dengan metode hisab | sementara pemerintah biasa ikut NU

31. NU pakai madzhab syafi’i, rukyat hilal, dan utk tgl 19 juli, hilal mustahil terlihat dari indonesia

32. artinya, NU akan genapkan sya’ban 30 hari, mulai puasa 21 juli, karena hilal baru bisa terlihat 20 juli

33. kalo gitu kita mau ikutan yang mana? | hidup adl pilihan, yang manapun yang ada dalilnya, rukyat lokal atau global, silahkan🙂

34. sy pribadi mengkaji dalil2, maka yg kuat adl ikutan rukyat global | artinya di bumi manapun bila ada yg sudah lihat hilal, sah sudah

35. karena pengalaman 10 tahun ramadhan, pemerintah banyak ngawurnya dlm tentukan masalah awal-akhir ramadhan, dan yg brkaitan dengannya

36. misal aja tahun2 kemarin, jamaah haji dah wukuf arafah, eh, kita indonesia masih itung itu tgl 8 dzulhijjah hehe..

37. “itu kan arab, kita kan indo, beda lah!” | nggak dong, kl arab dah tanggal 9, harusnya kita duluan, kita kan di timur😀

38. intinya, kapan mulai puasa? ya ketika hilal dah nampak di mata | siapapun yg lihat, maka itu sudah sah bagi semua Muslim

39. jadi, tgl 20 juli sahur aja | bila ada kabar dari belahan bumi barat sudah terlihat hilal, maka kita mulai puasa 20 juli itu

40. kalo 20 juli belum ada kabar dari manapun di dunia, timur-barat | maka pasti puasa dimulai 21 juli😀

41. seluruh dunia biasa seperti itu, nungguin kabar 1 ramadhan dan lanngsung puasa saat mendengar kabar itu

42. di internet, bisa dilihat kabar hilal di >> http://t.co/5v9OWWnE sy juga biasanya mantau dan kasi kabar via sosmed🙂

43. kesimpulannya, mungkin di indonesia nanti ada yg mulai puasa tgl 20 atau 20 juli, yang jelas nggak mungkin 19 atau 22 juli hehe..

44. yang masih kurang jelas, boleh baca tulisan ustadz sy @epitaufik >> download di >> http://t.co/0XARaSTa

—oo0oo—

Sekian yang bisa saya copas dari kultweet ustadz felix. Jadi, untuk malam ini jangan lupa persiapkan sahur, sambil menunggu hasil rukyat global.

Makanya, umat islam sedunia kudu disatukan, di bawah satu naungan en pemimpin. Ntar khalifah mengadopsi penetapan yang seperti apa, dan otomatis seluruh dunia sama.

Hm, saya jadi ingat sore begini setahun yang lalu saya ikut acara RDH (Ramadhan Di Hamfara), mencoba melihat hilal di bukit bla-blu, dekat pantai Parangtritis. Tahun ini ngga begitu lagi. Hamfara juga ngga serame ramadhan tahun lalu. -_-. Tapi harus tetep semangat! Ya Allah, sampaikan umur kami.

One thought on “Penentuan Awal Ramadhan ( kultweet ustadz Felix Siauw )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s