give me your attention, please..

saat itu, umii dan abii sedang asyik mengobrol. asyik sekali. seperti biasa, dek nashrin caper. dia lalu memanggili umii abii, dan menyuruh umii abii diam. “umii diam, abii diam..” sejenak kemudian umii abii pun diam, menghadapkan wajah kepada anak bungsu mereka yang umurnya belum ada lima tahun itu. nashrin memang suka bercerita. dan seperti anak-anak lain, ia suka sekali diperhatikan. setelah yakin orangtuanya mendengarkan dia, nashrin mulai bicara lagi,”temenku.. temenku…….” sepertinya dia ingin menceritakan temannya sekolah tadi, hmm, apa ya, umii abii mulai penasaran. nashrin menengok ke kiri dan kanan, tak ada siapapun, kecuali barang2 yang biasanya berada disitu: lemari, meja, tivi, mainan, sepeda kecilnya, dan aquarium. umii abii terus memperhatikan polah nashrin hingga kembali dia bersuara, “temenku……….temenku………………………… temenku ikan.”

Iklan