iseng ngebaca (ngefoto) coretan meja

corat coret bangku? udah biasa ah, udah jadi budaya anak sekolah. juga mahasiswa.

corat-coret bangku identik dengan bikin contekan. kalo jaman SMP-SMA sih kayak gitu. meja penuh banget dengan tulisan. bukan karena rajinnya pelajar membawa senjata utamanya yakni pena, tapi taktik licik karena tidak memahami arti kerasnya usaha, jujur, dan makna tawakkal. nulis catatan pelajaran atau rumus matematika kecil-kecil di bangku, biar gampang diliat pas ujian. tapi ternyata bangku kuliah pun masih banyak dihiasi oleh karya anak SMA, ya penulisnya mungkin tetap mahasiswa, tapi cara berfikirnya masih kayak anak SMA. heran saya.

sudah, saya nggak mau ngomongin pendidikan sekarang yang akutnya di berbagai hal. saya cuma iseng ngebacain tulisan di meja, khususnya meja di lantai tiga maskam hamfara, serong KKAI disono soalnya. sebenarnya sih, adamenariknya juga coretan bangku itu, diluar anggapan bahwa tukang corat coret itu termasuk golongan orang kurang kerjaan yang ga suka kebersihan dan kerapihan.

Image

“pemikiran yang benar membentuk mafahim menuju kebangkitan yang hakiki”

dari katakata itu perlu dibahas apa itu berfikir dan pemikiran? bagaimana berfikir benar? apa itu mafahim? bagaimana berfikir membentuk mafahim? apa itu kebangkitan? seperti apa kebangkitan hakiki? apa standarisasinya? bagaimana bisa pemahaman membawa pada kebangkitan? pemahaman menuju kebangkitan seperti apa? pemikiran menuju kebangkitan seperti apa itu??

masih bertanyatanya?

jawabannya silakan dicari, silakan dikomentari katakata di atas.

Image

” lahirnya sebuah tokoh yang berpengaruh berawal dari wadah/tempat yang terasingkan ”

sering denger, tapi saya nggak tau ini kata2 dari siapa..

koment-nya, semoga..amiin.

Image

“afikaa”

“apa?”

“dukung syariah yah?”

“ox kak”

nah ini pasti pas kena syndrom afika.

Image

kalo yang ini gak penting banget,, ngapain nanya begono.. emm.. tapi kalo mau dikomentari…. mmm… ya gini, standar sombong itu apa? bukannya dalam hadits yang dinamakan sombong itu kalo menolak kebenaran dan merendahkan orang lain? lhah, kalo misal dibilang sombong karena gak pernah senyum, pertanyaanya, buat apa nyenyumin yang gak halal disenyumin???

2 thoughts on “iseng ngebaca (ngefoto) coretan meja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s